Rahayu Puspasari, Kemenkeu: Berdayakan Ekosistem

PRINDONESIA.CO | Kamis, 05/11/2020
Meski tak memiliki pengalaman dan latar belakang Ilmu Komunikasi atau PR, jangan pernah sekali-kali meragukan kemampuan Puspa.
Dok. Biro KLI Kemenkeu

Semenjak Rahayu Puspasari menjabat sebagai Kepala Biro Komunikasi dan Informasi (KLI) Kementerian Keuangan menggantikan Nufransa Wira Sakti, belum pernah sekalipun kami berkesempatan untuk menemuinya secara fisik. Apalagi Puspa, begitu ia karib disapa, dilantik Maret 2020. Bulan di mana untuk kali pertama kasus positif Covid-19 ditemukan di Indonesia. Selain faktor sibuk, pandemi juga memaksa kita untuk mengurangi aktivitas di luar ruang. 

 

Rahayu Puspasari Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan RI 

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Kami menyapanya kali perdana via WhatsApp ketika meminta kesediaan Puspa untuk menjadi salah satu narasumber Main Story. Tak lama setelah itu, kami berkesempatan melihat sosoknya, meski hanya melalui video presentasi saat penjurian JAMPIRO #6. Puspa mungkin tidak tahu, ia adalah satu dari sedikit peserta yang mendapat pujian dari para dewan juri. Video itu pula yang mengantarkannya meraih trofi Gold.  Kami lantas menyapanya lagi, masih lewat layanan pesan instan. Kali ini untuk menjadi sampul muka sekaligus mengisi rubrik Interview edisi September ini.

Satu hal yang pasti, Puspa sungguh-sungguh setiap kali menyatakan kesediaannya untuk diwawancara. Padahal jadwalnya luar biasa padat. Jangankan untuk bertemu, mengatur wawancara secara virtual saja, sulitnya minta ampun. Kali ini, ia membuktikan kesungguhannya dengan berinisiatif mengirimkan jawaban secara audio. Sebisa mungkin ia menjawab pertanyaan kami melalui alat perekam suara di waktu senggang baik saat bekerja, usai jogging, atau malam hari sepulang kerja. Ada kalanya kami bisa merasakan hari itu ia sedang lelah dari suaranya yang terdengar parau.

Sebelum bergabung di Biro KLI Kemenkeu, Puspa lebih dulu dikenal sebagai Direktur Utama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Siapa yang menyangka, setelah bertemu dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani saat peresmian Gedung LMAN, ia diminta bergabung ke tim Lapangan Banteng.