Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo, komunikasi menjadi elemen utama untuk mewujudkan tata kelola yang baik.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meyakini bahwa komunikasi, transparansi, dan kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam memimpin ibu kota. Menurutnya, keberhasilan mengatasi pelbagai persoalan di DKI Jakarta yang saat ini duduk di peringkat 74 sebagai kota global mutlak bergantung pada komunikasi.
Doktor Ilmu Komunikasi dari Universitas Padjadjaran itu menjelaskan, dinamika persoalan Jakarta yang terus berubah setiap harinya menuntut pemahaman mendalam terkait prinsip good governance. Dalam konteks ini, katanya, komunikasi inklusif, kesediaan mendengarkan aspirasi, kritik, maupun kebutuhan masyarakat, merupakan prasyarat untuk mewujudkan tata kelola yang baik.
Selain itu, lanjut Pramono, penting bagi pemimpin untuk memiliki gaya komunikasi yang berbeda ketika berhadapan dengan publik beragam. Dalam konteks menghadapi masyarakat DKI Jakarta, katanya, pendekatan yang lebih humanis dan empatik, bukan sekadar emosional, dinilai lebih ampuh. “Saya memilih berkomunikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan dengan hati, serta mendengarkan semua kritik atau masukan dari masyarakat,” ujarnya dalam kuliah umum di Universitas Padjadjaran dilansir dari ANTARA News, Jumat (26/9/2025).
Kunci Meningkatkan Kepercayaan Publik
Efektivitas pendekatan komunikasi yang dijelaskan Pramono sejalan dengan temuan dalam penelitian berjudul Komunikasi Politik Berkarakter Sebagai Aspek Komunikasi Kepemimpinan (2025) karya Hadrizal dan Budi Satria. Dalam penelitian tersebut dijelaskan, pemimpin yang berlandaskan pada nilai kejujuran, moral, dan akuntabilitas melalui komunikasi publik mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
Secara detail disebutkan, kepemimpinan politik yang mengedepankan nilai moral dan etika publik dapat menciptakan dampak positif, utamanya terhadap peningkatan kepercayaan publik, partisipasi publik, dan stabilitas sosial-politik yang lebih baik. (EDA)
- BERITA TERKAIT
- Bakom RI Dinilai Perlu Gandeng Praktisi PR untuk Perkuat Komunikasi Pemerintah
- Ditjen Dukcapil Perkuat Strategi Komunikasi Adaptif Demi Kepercayaan Publik
- Presiden Minta Bakom RI Perkuat Komunikasi Pemerintah yang Dialogis dan Merakyat
- Empat Kali Pergantian Kepala Bakom RI dan Harapan bagi Komunikasi Pemerintah
- Catatan Tentang “Reshuffle” Ketujuh Kabinet Merah Putih