Penyelenggaraan Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 yang berpuncak hari ini, Kamis (9/7/2026) menunjukkan peran komunikasi sebagai penentu keberhasilan implementasi program DEI dan ESG dalam menghadirkan perubahan dan dampak berkelanjutan.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Ajang The 5th Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) 2026 berpuncak hari ini, Kamis (9/7/2025) di Ambhara Hotel, Jakarta Selatan. Setelah melewati proses penjurian yang ketat, dewan juri menetapkan total 48 pemenang dari 26 institusi. Selain itu, terdapat 28 institusi penerima penghargaan nontrofi, yang oleh dewan juri layak diapresiasi karena dinilai telah menunjukkan komitmen dalam praktik komunikasi DEI dan ESG.
Dalam sambutan pembuka acara, CEO & founder Majalah PR INDONESIA Asmono Wikan mengatakan, komunikasi memegang peran strategis dalam memastikan implementasi Diversity, Equity, Inclusion (DEI) dan Environmental, Social, Governance (ESG) tidak berhenti pada tataran komitmen, tetapi mampu menghadirkan perubahan yang terukur bagi organisasi, masyarakat, dan lingkungan.
Pria kelahiran Yogyakarta itu menyebut, hal itu ditegaskan oleh tema sentral IDEAS tahun ini yaitu Dari Nilai ke Dampak: Komunikasi DEI dan ESG untuk Indonesia yang Berkelanjutan. Dalam konteks ini, katanya, keberhasilan program keberlanjutan tidak lagi hanya diukur dari besarnya komitmen ataupun banyaknya inisiatif yang dijalankan. "Yang jauh lebih penting adalah bagaimana nilai-nilai tersebut mampu menghadirkan dampak nyata bagi organisasi, masyarakat, dan lingkungan," kata Asmono.
Lebih dari itu, Asmono pun menekankan bahwa komunikasi memegang peran yang sangat strategis. Menurutnya, komunikasi kini harus menjadi penghubung antara nilai yang diyakini organisasi dengan tindakan nyata yang dilakukan. "Ia (komunikasi) membangun pemahaman, menggerakkan partisipasi, memperkuat kepercayaan, sekaligus memastikan bahwa setiap inisiatif DEI dan ESG dapat dipahami, dijalankan, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh pemangku kepentingan," imbuhnya.
Asmono juga mengungkapkan bahwa penyelenggaraan IDEAS tahun kelima ini menunjukkan peningkatan perhatian organisasi terhadap praktik komunikasi keberlanjutan. Hal tersebut diyakini sebagai bukti bahwa makin banyak organisasi yang mulai menempatkan prinsip keberlanjutan, inklusivitas, dan tata kelola yang baik sebagai bagian dari strategi organisasi, bukan lagi sekadar program pendukung.
Menciptakan Perubahan
Asmono yang juga menjadi salah satu dewan juri pada ajang ini menjelaskan, proses penilaian terhadap peserta IDEAS 2026 dilakukan berdasarkan sejumlah indikator penting. Di antaranya kualitas strategi komunikasi, ketepatan pemetaan pemangku kepentingan, kreativitas implementasi program, hingga kemampuan mengukur dampak yang dihasilkan. "Karena pada akhirnya, komunikasi yang baik adalah komunikasi yang mampu menciptakan perubahan dan memberikan manfaat yang terukur," tegasnya.
Lebih lanjut, Asmono menegaskan, IDEAS dalam penyelenggaraannya tidak hanya menjadi ajang apresiasi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi para praktisi komunikasi untuk saling berbagi praktik terbaik dalam implementasi DEI dan ESG di Indonesia. "Melalui forum ini, kami berharap makin banyak organisasi yang saling belajar, saling menginspirasi, dan bersama-sama memperkuat budaya keberlanjutan di berbagai sektor," ujar dia.
Menutup sambutannya, Asmono menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta, dewan juri, sponsor, mitra, dan seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan IDEAS hingga memasuki tahun kelima.
Ia pun berharap penghargaan yang diberikan dapat menjadi penyemangat bagi organisasi untuk terus menghadirkan program komunikasi yang mampu menghasilkan dampak nyata bagi Indonesia yang lebih inklusif dan berkelanjutan. "Mari kita terus mengubah nilai menjadi tindakan, dan tindakan menjadi dampak," pungkasnya. (Fadhil Pramudya)
- BERITA TERKAIT
- Daftar Lengkap Pemenang IDEAS 2026
- Berawal dari Tren, Praktik DEI & ESG Kini Menjadi Kebutuhan Bisnis
- Puncak IDEAS 2026 Tegaskan Komunikasi Jadi Jembatan bagi Dampak Praktik DEI & ESG
- Menengok Strategi PDAM Surya Sembada Surabaya Bangun BUMD yang Kredibel
- CEO NoLimit Sebut Reputasi Digital BUMD Perlu Dibangun Berbasis Data