Prodi Ilkom UIN Alauddin Belajar Penerapan Teori dalam Praktik PR di RRI Makassar

PRINDONESIA.CO | Rabu, 07/10/2026
Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar belajar praktik komunikasi publik di Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar, pada Rabu (30/9/2026).
doc/RRI

Adanya kolaborasi yang mempertemukan pembelajaran akademik dengan praktik lapangan diharapkan dapat memperkaya pemahaman mahasiswa tidak hanya cakap pada teori tetapi pada implementasinya.

MAKASSAR, PRINDONESIA.CO – Bagi mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom), teori yang dipelajari di bangku perkuliahan adalah bekal untuk memahami praktik komunikasi di dunia profesional. Namun, memahami teori saja tidak selalu cukup dan tetap membutuhkan praktik langsung untuk memperkaya pemahaman mahasiswa.

Hal tersebut dirasakan oleh mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar yang berkesempatan mempelajari praktik komunikasi publik dan kehumasan secara langsung di lingkungan lembaga penyiaran publik Radio Republik Indonesia (RRI) Makassar, pada Rabu (30/9/2026).

Pengalaman tersebut diperoleh melalui kunjungan yang menjadi bagian dari mata kuliah Studi Kasus Public Relations yang diampu oleh Suryani Musi, S.Sos., M.I.Kom. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh gambaran mengenai aktivitas komunikasi RRI dengan masyarakat, tetapi juga belajar bagaimana lembaga penyiaran publik mengelola tanggapan masyarakat, menjaga kualitas informasi, serta membangun kepercayaan publik melalui komunikasi yang terbuka.

Adanya kunjungan ini menjadi semakin relevan di tengah kebutuhan pendidikan PR untuk tidak berhenti pada penguasaan konsep, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa menghadapi kompleksitas praktik komunikasi. Hal ini ditegaskan dalam studi global yang diterbitkan oleh Public Relations Review (2025) bertajuk Bridging Practice and Academia: Global Insights on The Role and Future of Public Relations Education karya Anton dkk,. Penelitian terhadap perspektif akademisi dan praktisi dari 24 negara menemukan pentingnya experiential learning dan keterlibatan dengan dunia nyata dalam menjembatani kesenjangan antara pendidikan dan praktik PR.

Mengelola Komunikasi Publik

Dalam kesempatan tersebut, penulis sekaligus kontributor berita RRI Makassar Dwiki Akbar membagikan cara bagaimana media merespons kritik dan tanggapan terhadap pemberitaan. “Ketika ada tanggapan terhadap sebuah pemberitaan, yang paling penting adalah melihat substansinya dan melakukan pengecekan kembali terhadap informasi yang disampaikan. Kita perlu memastikan sumber, data, maupun hasil wawancara sebelum menentukan tindak lanjut,” ujar Dwiki, dikutip dari RRI.co.id, Senin (5/10/2026).

Selain itu,  tim Layanan dan Pengembangan Usaha (LPU) RRI Makassar Muh Iqbal Aminiullah dan Paisal mengajak mahasiswa memahami bagaimana RRI membuka ruang komunikasi bagi masyarakat. Keduanya menjelaskan bahwa RRI menyediakan ruang bagi publik untuk menyampaikan kritik, saran, maupun tanggapan melalui program interaktif bertajuk Halo RRI. 

Selain itu, tahapan evaluasi juga menjadi bagian penting yang dipelajari mahasiswa dalam proses pemberitaan. Menurut Iqbal, evaluasi dilakukan sejak proses pencarian informasi, pemilihan sumber, verifikasi, penggunaan data, keseimbangan informasi hingga cara penyampaian berita kepada masyarakat. “Proses tersebut menjadi bagian dari upaya kami untuk terus meningkatkan kualitas informasi,” pungkasnya. (Evira Anyelia)