Dalam momentum ini, founder & CEO majalah PR INDONESIA Asmono Wikan mengajak praktisi komunikasi untuk merefleksi beragam perubahan yang terjadi dalam lanskap komunikasi guna lebih baik dalam menyusun strategi, menentukan prioritas dan mempersiapkan organisasi menghadapi tahun 2027.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Majalah PR INDONESIA menyelenggarakan PR INDONESIA Communication Outlook (PRICO) 2027 hari ini, Kamis (29/10/2026) di Auditorium Lantai 2, Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Jakarta, dengan menghadirkan para praktisi public relations (PR) senior yang akan membagikan pengalaman sekaligus pandangan mereka mengenai dunia komunikasi di 2027.
Founder & CEO majalah PR INDONESIA Asmono Wikan mengatakan, forum ini dihadirkan bukan sebatas agenda tahunan, tetapi ditujukan menjadi “ruang pemberhentian” untuk menengok beragam perubahan yang terjadi dalam dunia komunikasi tanah air. “Ini menjadi ruang untuk berhenti sejenak dari rutinitas komunikasi sehari-hari, melihat perubahan yang sedang berlangsung, dan mempertanyakan kembali apakah praktik komunikasi yang kita jalankan hari ini masih relevan untuk menjawab tantangan esok hari,” ujarnya.
Dalam konteks itu, Asmono menekankan, fokus yang harus diambil praktisi komunikasi kiwari bukan lagi tentang seberapa banyak pesan yang disampaikan, tetapi yang lebih penting agaimana PR dapat memastikan pesan tersebut relevan, dan organisasi mampu mendengarkan sekaligus memahami publiknya demi menghasilkan keputusan yang lebih baik.
Untuk itu, tegas pria kelahiran Yogyakarta itu, komunikasi harus bertumpu untuk membangun pemahaman, memperkuat hubungan, dan membantu organisasi merespons perubahan dengan tepat. “Pada akhirnya, komunikasi perlu memberikan kontribusi yang dapat dirasakan, baik oleh organisasi maupun oleh masyarakat,” imbuhnya.
Kompas Komunikasi
Asmono melanjutkan, penyelenggaraan PRICO 2027 diharapkan dapat memandu praktisi komunikasi menavigasi setiap perubahan tren komunikasi untuk membenahi praktik komunikasi yang semakin lebih baik dan relevan. “Kita perlu memahami bukan hanya apa yang sedang populer, tetapi juga perubahan apa yang mendasarinya, tantangan apa yang mungkin muncul, dan peluang apa yang dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki praktik komunikasi kita,” jelasnya.
Untuk itu, kegiatan ini akan mengulas sepuluh tren komunikasi yang diharapian dapat menjadi bahan refleksi bagi praktisi komunikasi dalam menyusun strategi, menentukan prioritas, dan mempersiapkan organisasi menghadapi tahun 2027.
Secara spesifik, PRICO 2027 akan membahas The Big Picture: 10 tren komunikasi Indonesia 2027, talkshow praktik terbaik PRIA 2026 dalam memenangkan audiens dan menciptakan dampak, Communication Outlook 2027 tentang Arah Komunikasi 2027, dilanjutkan dengan peluncuran buku Praktik Terbaik PR INDONESIA Awards 2026 dan ditutup dengan pengenalan The Next Journey: ASEAN Public Communication & Reputation Forum (APCR) 2026. (Evira Anyelia)
- BERITA TERKAIT
- Menavigasi Perubahan di PR INDONESIA Communication Outlook 2027
- Pemenang KaHI 2026 Sepakat Perempuan Humas Harus Terus Bertumbuh dan Berdampak
- Pemenang Best Presenter AHI 2026 Ungkap Penguasaan Materi Jadi Kunci Komunikasi Strategis
- Para Pemenang Sebut AHI 2026 Sebagai Arena Pembelajaran
- Taktik Komunikasi Kemendikdasmen dan PT KAI Antar Jadi Pemenang Platinum di AHI 2026