Bagi Bukalapak, merangkul pemangku kepentingan dari kalangan kaum hawa sama pentingnya dengan merangkul stakeholder mereka yang lain. Langkah itu salah satunya dilakukan dengan mengadakan Festival Srikandi Nusantara.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Srikandi sendiri adalah komunitas pelapak perempuan yang diinisiasi oleh e-dagang besutan Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid. Inilah wadah bagi para pelapak perempuan atau womenpreneur untuk saling bersilaturahim, berbagi ilmu, bertukar pengalaman, dan berkembang.
Hari Sabtu (10/11/2018) lalu, bertempat di Kota Kasablanka, Jakarta, Bukalapak mengajak para anggota dari komunitas ini berkumpul untuk menghadiri Festival Srikandi Nusantara. Mengusung tema “Buka Kesempatan untuk Perempuan Indonesia” sederet sosok inspiratif tampil. Sebut saja, Chief Financial Officer Bukalapak Natalia Firmansyah , founder dan CEO Hijup Diajeng Lestari, Duta Koperasi dan Ketua Umum IWAPI Dewi Motik Pramono. Hadir pula Staf Ahli Bidang Sustainable Development Goals Pasca 2015 Kementerian Koordinator Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Ghafur Akbar Dharma Putra.
Menurut Natalia, festival ini adalah salah satu bentuk upaya perusahaannya membangun dan merawat relasi untuk kalangan eksternal, khususnya komunitas perempuan. Saat ini jumlah Srikandi Pelapak Bukalapak telah mencapai lebih dari 300 pelapak. Kesemuanya tersebar di seluruh Indonesia.
Ghafur mengapresiasi langkah Bukalapak. Menurutnya upaya perusahaan yang genap berusia delapan tahun ini sejalan dengan misi Sustainable Development Goals yang ditetapkan PBB, poin kelima, tentang pemberdayaan perempuan. "Perempuan jika diberikan kesempatan melakukan usaha selain fungsi kodratinya, maka anak-anak juga dunia akan menjadi maju," ujarnya seraya merujuk pada slogan "Keluarga Terurus Saldo Nambah Terus" yang diusung salah satu perusahaan startup unicorn ini.
Selain Jakarta, festival ini juga akan dilangsungkan di empat kota besar meliputi Yogyakarta, Makassar, Bandung, dan Semarang. Acara ini diisi dengan gelar wicara dengan sosok-sosok inspiratif dan tema menginspirasi. Antara lain, cara membangun bisnis yang relevan dan pemanfaatan teknologi dalam mengembangkan bisnis. (rvh)
- BERITA TERKAIT
- Bangun Inklusivitas, Astra Infra dan Resta Pendopo KM456 Hadirkan Ruang Temoe
- PT SMI Salurkan Pembiayaan Rp175,84 M untuk Perkuat Infrastruktur di Gianyar dan Klungkung
- Menengok Strategi Komunikasi Hutama Karya Saat Bencana Melanda Sumatera
- DBS Indonesia Dorong Lansia Aktif lewat Program People of Purpose
- DBS Indonesia Perkuat Pemulihan Pascabencana lewat Bantuan Rp6 Miliar