Cerita bertujuan agar publik mudah memahami isu, makna, dan reputasi yang ingin dibangun dari sebuah brand.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Seperti itulah kiranya simpulan dari Heru, Chief Business Development Officer Tirto.id, saat menyambut kunjungan 35 peserta PR INDONESIA Outlook (PRIO) 2019 di kantornya di Jakarta, Kamis (13/12/2018). Kekuatan cerita disertai infografis inilah yang menjadi andalan dan ciri khas media yang dipimpin A. Sapto Anggoro sebagai CEO sekaligus Pemimpin Redaksi itu. Kekuatan cerita pulalah yang membuat posisi media berplatform daring ini diperhitungkan padahal usianya baru tiga tahun.
“Nama Tirto diambil dari tokoh pers nasional Tirto Adhi Soerjo. Sesuai arti, tirto itu air. Air itu jernih, mengalir, dan mencerahkan. Konsep bercerita secara mengalir atau storytelling inilah yang membuat pembaca betah membaca padahal artikel kami cenderung lebih panjang dibanding berita-berita di portal media pada umumnya,” ujarnya. Ibarat diktat, lanjutnya, dibaca sebentar saja, sedangkan novel saking serunya dibaca sampai lupa makan. (rvh)
Selengkapnya baca PR INDONESIA versi cetak dan SCOOP edisi 46/Januari 2019. Hubungi Sekhudin: 0811-939-027, [email protected]
- BERITA TERKAIT
- Cara Pertamina Kelola Komunikasi Internal dan Raih Kepercayaan Pegawai
- Harus Dihindari, Ini 4 “Red Flag” dalam Pengelolaan Komunikasi Internal
- Pertamina Ungkap Pentingnya Komunikasi Internal dalam Membangun Kepercayaan Publik
- PR INDONESIA Gelar Corporate Communication Xperience Goes To Semarang dan PRIWOLA 2026
- Membedah Hal yang Perlu Dilakukan Perguruan Tinggi dalam Manajemen Reputasi Digital