
Seorang humas adalah duta bagi organisasinya. Ia berperan tak hanya sebagai penjembatan informasi. Lebih dari itu, ia harus mampu membangun personal branding baik kepada dirinya maupun organisasinya hingga dapat memengaruhi target audiens.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Isu inilah yang mengemuka di gelar wicara Hari Humas Nasional bertajuk “How PR Influence People” yang diselenggarakan oleh PERHUMAS Muda Semarang, Sabtu (30/10/2021). Proses memengaruhi publik itu harus diawali dari upaya membangun personal branding hingga tumbuh trust.
Menurut CEO Gerakan Mengajar Desa Gardian Muhammad, membangun personal branding berperan penting untuk memengaruhi publik. “Jika kita mempunyai personal branding yang baik, orang lain akan trust menggunakan produk yang kita tawarkan” ujarnya.
Untuk membangun personal branding yang selaras dengan visi misi dan karakter organisasinya, maka PR harus memahami terlebih dahulu value perusahaan. Dengan demikian akan memudahkan PR dalam menentukan tujuan dan target audiensnya. Contoh, Gardian membangun personal branding-nya sebagai CEO Gerakan Mengajar Desa (GMD) dengan cara menampilkan sosok yang memiliki ketertarikan di bidang pendidikan dan penampilan anak muda. Style branding ini kemudian dikomunikasikan melalui akun Instagram GMD.
Ya, saat ini salah satu cara paling ampuh untuk membangun personal branding dapat dimulai dari akun media sosial. Salah satunya, Instagram. Apalagi di tengah pandemi di mana berbagai aktivitas sosial masih serba terbatas. Namun, dalam memilih media sosial yang akan digunakan sebagai saluran membangun personal branding, pastikan dulu karakter media sosial yang bersangkutan berikut audiensnya.
Seperti halnya Gardian, Una Agnita, Head of PR Youth and Beauty Clincic juga memilih Instagram sebagai medium untuk membangun personal branding-nya. PR juga dapat mengoptimalkan upaya membangun personal branding dengan memanfaatkan beragam fitur yang ditawarkan di media sosial yang bersangkutan. Contoh, Youth and Beauty Clinic secara konsisten memaksimalkan berbagai fitur yang tersedia di IG, seperti IG TV, IG Live, dan Reels. “Selama empat bulan terakhir, brand awareness perusahaan meningkat,” ujar Una Agnita selaku head of PR Youth and Beauty Clinic
Yang pasti, kata Una, dalam menyusun strategi komunikasi untuk memengaruhi pubik dapat diawali melalui pengenalan yang baik tentang diri sendiri dan tim. Diikuti dengan membangun kepercayaan publik melalui konten yang menarik dan bertanggung jawab. “Lakukan brainstorming secara berkala agar dapat menghasilkan konten yang maksimal dan relevan,” pungkasnya. (rtn)
- BERITA TERKAIT
- 4 Pendekatan PR untuk Merespons Perubahan Lanskap Media
- 4 Saran dari Praktisi Komunikasi Profesional untuk Tingkatkan “Skill” Menulis
- 4 Kiat Praktis Penggunaan AI untuk Kesuksesan PR
- 5 Langkah Memastikan Teks Hasil AI Lebih Berkualitas
- 5 Kesalahan Umum yang Sering Bikin Strategi PR Gagal