Ada tiga peran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menyukseskan agenda Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023. Namun, kementerian yang dipimpin oleh Johnny G. Plate ini tidak bisa bergerak sendiri.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Peresmian kick off Keketuaan Indonesia di ASEAN tahun 2023 oleh Presiden RI Joko Widodo di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (29/1/2023), menandakan telah dimulainya agenda kepemimpinan ASEAN.
Adapun periode pelaksanaannya akan berlangsung selama setahun ke depan, mulai dari 1 Januari 2023 – 31 Desember 2023. Sementara KTT ASEAN atau ASEAN Summit akan dilaksanakan dua kali. Masing-masing pada bulan Mei 2023 di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dan September 2023 di Jakarta.
Menurut Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Usman Kansong, di hadapan peserta Anugerah Media Center Daerah di Depok Jawa Barat, Selasa (28/2/2023), seperti yang dikutip dari www.kominfo.go.id, ada tiga peran Kemenkominfo untuk menyukseskan agenda ini.
Tiga peran tersebut meliputi penyediaan infrastruktur komunikasi, membangun komunikasi publik, diseminasi informasi, substansi terkait digitalisasi, dan ekonomi digital. Namun, kata pria yang sebelumnya merupakan Direktur Pemberitaan Harian Media Indonesia tersebut, pihaknya tidak bisa bekerja sendiri.
Sebaliknya, perlu seluruh peran humas pemerintah baik di kementerian, lembaga, maupun daerah. Tak terkecuali media center daerah. “Humas pemerintah adalah garda terdepan dalam menyampaikan informasi ini (agenda Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023) masyarakat,” katanya.
Apalagi, ia melanjutkan, untuk mendukung kelancaran komunikasi publik selama Keketuaan Indonesia di ASEAN 2023, Kemenkominfo telah mengembangkan portal aggregator Indonesia Kini. Mengutip dari binus.ac.id, aggregator adalah situs yang menggabungkan sejumlah berita dari beberapa situs berita lain.
Sebelumnya, Kemenkominfo telah mengumpulkan seluruh humas pemerintah secara daring, Senin (13/2/2023). Rapat Koordinasi Diseminasi Informasi ASEAN 2023 Lintas Pemerintah tersebut membahas strategi komunikasi menyambut hajat besar tersebut. (jar)
- BERITA TERKAIT
- Mengintip Cara DJP Merawat Reputasi di Tengah “Giant Paradox” Dunia Perpajakan
- Gelar IP PR Summit 2025, DJKI Dorong Kolaborasi PR dengan Kekayaan Intelektual
- Ketika Keberhasilan Kebijakan Pemerintah Ditentukan oleh Strategi Komunikasi
- Refleksi Komunikasi dalam Peringatan Hari Antikorupsi 2026
- Komdigi Tegaskan Pentingnya Komunikasi Publik Terencana dan Berbasis Data