Riset membantu public relations (PR) menerapkan program komunikasi dan evaluasi. Ini lima alasan mengapa riset sangat penting, apa saja?
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Riset merupakan bagian penting yang harus dilakukan oleh praktisi public relations (PR) dalam proses menyusun strategi dan program komunikasi.
Bahkan menurut Agung Laksamana, Ketua BPP PERHUMAS periode 2017 – 2020, seperti yang dikutip dari prindonesia.co, Kamis (11/11/2021), PR wajib melakukan riset untuk dapat membuat program komunikasi yang komprehensif. Pada akhirnya, PR berkontribusi mencapai tujuan organisasi.
Sementara menurut Fardila Astari, Head of Program and Communications Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF), saat mengisi acara yang diselenggarakan oleh Asosiasi Perusahaan Public Relations Indonesia (APPRI) bertajuk “Mengintip Pengukuran PR: AMEC”, Kamis (30/3/2023), riset memudahkan PR untuk membuat program komunikasi yang tepat sasaran.
Mengutip dari binus.ac.id, ada lima alasan pentingnya riset bagi PR. Berikut uraiannya:
- Data adalah Raja
Data adalah segalanya. Berdasarkan data, praktisi PR dapat menetapkan program komunikasi yang lebih tepat dan relevan. Untuk mendapatkan data diperlukan riset antara lain dengan melakukan focus group discussion (FGD), wawancara, hingga observasi berdasarkan survei dan jejak pendapat (polling).
- Dasar Strategi Komunikasi
Riset menjadi langkah awal aktivitas praktisi PR. Dengan riset, PR bisa mengetahui tujuan organisasi. Setelah itu, PR dapat lebih mudah merencanakan program komunikasi.
- Landasan Evaluasi Program
Selain perencanaan, riset juga dibutuhkan untuk membantu PR dalam melakukan evaluasi program komunikasi. Riset diperlukan untuk mengetahui keberhasilan atau kegagalan program komunikasi untuk memperbaiki program komunikasi di masa mendatang.
- Mengetahui Perkembangan Tren
Perkembangan PR sangat dinamis. Oleh sebab itu, PR perlu melakukan riset agar mengetahui tren yang sedang terjadi di tengah publik.
- Memantau Kompetitor
Riset tidak hanya dilakukan untuk merencanakan strategi komunikasi. Tapi juga untuk memantau aktivitas kompetitor. Dengan begitu, PR dapat memastikan organisasi tetap selangkah lebih maju dibandingkan kompetitor.
Dari lima alasan tadi, bisa ditarik kesimpulan, riset merupakan ujung tombak keberhasilan program komunikasi. Jadi, sudahkah Anda melakukan riset sebelum menerapkan program komunikasi? (jar)
- BERITA TERKAIT
- Grup MIND ID Realisasikan Program Peningkatan Kualitas Pendidikan
- Inovasi BIG MIND Hadirkan Dampak Positif Penguatan Kinerja
- Grup MIND ID Hadirkan Masa Depan Pertambangan di D Futuro Futurist Summit 2024
- Kompetisi MediaMIND 2024: Mendukung Hilirisasi Menuju Indonesia Emas 2045
- Kecerdasan Buatan Memungkinkan Penyusunan SR Menjadi Lebih Mudah dan Murah