UIR Resmi Kantongi Izin, Program Magister Ilmu Komunikasi Segera Dibuka

PRINDONESIA.CO | Selasa, 28/07/2026
Universitas Islam Riau (UIR) membuka program Magister Ilmu Komunikasi
doc/UIR

Resmi mengantongi izin Kemendiktisaintek, UIR membuka program Magister Ilmu Komunikasi untuk memenuhi pengembangan SDM bidang komunikasi yang kompeten di daerah dan memperkuat pengembangan pendidikan dan riset.

PEKANBARU, PRINDONESIA.CO – Universitas Islam Riau (UIR) secara resmi membuka program studi (Prodi) terbaru yaitu prodi Magister Ilmu Komunikasi. Pembukaan prodi ini ditetapkan melalui keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dengan nomor 733/B/0/2026 tentang izin pembukaan program studi Ilmu Komunikasi Program Studi Ilmu Komunikasi Program Magister pada Universitas Islam Riau.

Disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset dan Inovasi Prof. Dr. H. Fathurrachman, terbitnya izin pembukaan prodi Magister Ilmu Komunikasi ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan kualitas akademik Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UIR.

Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan kesiapan fakultas menyelenggarakan pendidikan pascasarjana yang didukung oleh dosen-dosen berkompeten dengan kualifikasi pendidikan doktor, serta jabatan fungsional. “Ke depan, kami juga menargetkan pengembangan hingga jenjang program Doktoral,” ujarnya dilansir dalam laman resmi uir.ac.id, Jumat (24/7/2026).

Jawab Kebutuhan Audiens

Sementara itu Dekan FIKOM UIR Dr. Eko Hero menjelaskan, alasan di balik lahirnya prodi magister ini dilatarbelakangi tingginya kebutuhan lulusan sarjana yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pertimbangan juga didasarkan pada meningkatnya permintaan serta kebutuhan sumber daya manusia di bidang komunikasi.

Menurut Eko, FIKOM UIR sendiri telah melahirkan 1.000 lebih alumni yang tersebar di berbagai sektor profesi. “Ditambah, tingginya minat lulusan sarjana dan kebutuhan daerah terhadap sumber daya manusia bidang komunikasi menjadi pertimbangan strategis bagi FIKOM UIR untuk memperluas layanan pendidikan hingga tingkat pascasarjana,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya tengah memfinalisasi kurikulum, memperkuat sarana dan prasarana pendukung pembelajaran, serta menyiapkan sistem akademik guna mendukung penyelenggaraan program tersebut.

Eko menambahkan, penerimaan mahasiswa magister Ilmu Komunikasi direncanakan mulai dibuka pada semester ganjil tahun ajaran 2026/2027. Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi alternatif bagi para praktisi, akademisi, maupun sarjana Ilmu Komunikasi yang ingin meningkatkan kompetensi akademik dan profesional di bidang komunikasi. (Evira Anyelia)