Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) mendorong dunia usaha mengimplementasikan HAM di semua lini kegiatan usaha mereka.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Ajakan ini disampaikan pada acara lokakarya bertajuk "A Improving Sustainable Business Actions: Exploring Alternative" di Jakarta, Kamis (16/3/2017).
Tony Wenas, Ketua IBCSD, meyakinkan kepedulian perusahan terhadap HAM akan memberikan dampak positif pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan usahanya. "Menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam kegiatan usaha dapat menghindarkan dunia usaha dari kendala yang mengakibatkan penurunan produktivitas perusahaan dan dampak negatif pada lingkungan dan masyarakat," ujarnya.
Atas latar belakang tersebut, IBCSD gencar berkampanye. Termasuk, menggandeng ICCO Cooperation - EU guna membangun kekuatan kolaborasi dalam mempromosikan pengembangan ekonomi inklusif yang berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dan menjajaki alternatif bentuk kemitraan antara pemerintah dengan swasta.
ICCO Coordinator Indonesia Program Policy and South East Asia Responsible Business Kiswara Santi Prihandini berpendapat kemitraan akan membawa dampak positif bagi sosial dan perekonomian. Dengan menyediakan wadah untuk saling berbagi pengetahuan dan belajar dari pengalaman, para pemangku kepentingan dapat membangun hubungan yang baik dan membentuk agenda bersama dan menciptakan perubahan. “Kami ingin menyebarluaskan lebih banyak ide dan inspirasi bagi publik mengenai praktik terbaik HAM dalam dunia usaha," pungkasnya. rtn
- BERITA TERKAIT
- Bank Mandiri Group Beri Santunan Kepada 57.600 Anak Yatim, Lansia, dan 668 Yayasan
- Giro Kartini CIMB Niaga Dukung Pemberdayaan Wanita Penenun di Lombok Tengah
- Joglo Larva Center Jadi Simbol Harapan Pengelolaan Sampah
- Pertamina Peduli Salurkan Bantuan ke Warga Terdampak Banjir di Jakarta Selatan
- Rayakan Kehangatan Ramadan, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa dan Santunan untuk 350 Anak Yatim