Steve Saerang, Indosat Ooredoo: Konsistensi adalah Kunci Sukses

PRINDONESIA.CO | Rabu, 08/12/2021
Steve Saerang, SVP Corporate Communication Indosat Ooredoo: “Ketika kita ingin mencapai standar, tapi timnya tidak banyak, maka perbesar kapasitas setiap indvidu.”
Dok. PR INDONESIA/Ronny

Dari bangku belakang, di acara PR INDONESIA Awards 2017, kami diam-diam memerhatikan Steve. Di usianya yang masih muda, pria yang sudah lebih dari 14 tahun meniti karier di industri penyedia layanan telekomunikasi itu tampak begitu percaya diri, lugas dan penuh semangat dalam menyampaikan materinya di hadapan ratusan peserta. Empat tahun sudah lewat, pria itu kini ada di hadapan kami. Meski terhalang layar laptop karena wawancara hanya bisa dilakukan via virtual. Inilah Steve Saerang. Di usianya yang tahun ini genap ke-36, dia sudah dipercaya mengemban amanah sebagai SVP Corporate Communications Indosat Ooredoo.    

 

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Untuk kali pertama PR INDONESIA pun merasa kesulitan untuk menyeleksi percakapan yang kami anggap paling menarik dan menginspirasi, khusus dipersembahkan bagi para pembaca setia. Karena obrolan kami bersamanya selama dua jam, Jumat (20/8/2021), terasa padat, penuh manfaat, dan sayang untuk dilewatkan.

Ada banyak pesan dan pengalaman penuh kesan yang bisa kita jadikan pelajaran. Mulai dari mengelola tim hingga mengemas program komunikasi di masa pandemi. Kepada Ratna Kartika dan Aisyah Salsabila, pria yang bertekad membawa insan Corporate Communications Indosat Ooredoo menjadi PR kelas dunia itu berkisah. Berikut penuturannya.

Dari berbagai survei, telekomunikasi justru menjadi salah satu sektor yang tidak terdampak pandemi. Bagaimana dengan Indosat Ooredoo? 

Benar. Bisnis kami justru bertumbuh ketika pandemi. Pada semester pertama tahun ini, perusahaan kami berhasil membukukan laba bersih. Sebenarnya, salah satu pemicunya adalah adanya perubahan masyarakat yang lebih banyak beraktivitas di rumah sepanjang pandemi. Otomatis, smartphone, tablet, laptop menjadi sarana utama untuk berkomunikasi. Dampaknya, konsumsi paket data ikut meningkat. Jadi, kami melihat pandemi ini justru menjadi berkah tersembunyi bagi industri penyedia telekomunikasi seperti kami.