Pendiri dan CEO etKomunikasi sekaligus pakar ESG Hery Ginanjar menegaskan bahwa korupsi dan penyuapan tidak hanya merugikan secara finansial tetapi juga merusak sendi-sendi kepercayaan dalam masyarakat sehingga diperlukan stakeholder management muncul sebagai senjata strategis dalam perang melawan korupsi.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Pendekatan komprehensif dalam mengelola hubungan dengan berbagai stakeholder ternyata tidak hanya memperkuat reputasi perusahaan, tetapi juga menciptakan sistem checks and balances yang efektif untuk mencegah praktik koruptif.
Ketika kita menyelami hubungan simbiosis antara stakeholder management dan pencegahan korupsi, kita menemukan bahwa transparansi yang dihasilkan dari engagement yang baik secara alamai mengurangi ruang gelap bagi potensi korupsi tumbuh subur. Perusahaan yang membangun hubungan erat dengan stakeholder internal maupun eksternal menciptakan lingkungan di mana setiap tindakan berada dalam pengawasan kolektif. Kegagalan dalam mengelola hubungan dengan stakeholder berkontribusi pada terjadinya praktik korupsi sistematis yang mengguncang percaturan politik dan ekonomi global.
- BERITA TERKAIT
- Komunikasi Sebagai Jembatan Bukan Dinding
- Saat Ucapan Pejabat Menambah Luka Publik
- Saatnya Corporate Communication & Corporate Secretary Kembali ke Jalur Reputasi
- Memahami Social License to Operate (SLO)
- Menafsirkan Kembali Public Affairs untuk Membangun Reputasi dan "Bussiness Sustainability"