Sekretaris UB Tri Wahyu Nugroho menyampaikan, benchmarking tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik dan praktik PR.
BOGOR, PRINDONESIA.CO - Universitas Brawijaya (UB) melalui Divisi Informasi dan Kehumasan (DIK) melaksanakan kegiatan Studi Komparatif/Benchmarking untuk memperkuat pengelolaan informasi publik dan strategi public relations (PR), melalui pertukaran praktik baik antarperguruan tinggi di IPB University, Bogor, Jumat (30/1/2026).
Sekretaris UB Tri Wahyu Nugroho menyampaikan, benchmarking tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik dan praktik PR. “Melalui pertukaran praktik baik dengan IPB University, kami berharap dapat memperkuat tata kelola PPID, strategi komunikasi publik, serta sinergi antarunit dalam mendukung keterbukaan informasi dan reputasi institusi,” ujarnya dikutip dari laman PrasetyaOnline, Selasa (3/2/2026).
Menyambut baik kunjungan UB, Direktur Kerja Sama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University Alfian Helmi memandang kegiatan ini sebagai kunci penguatan komunikasi dan layanan informasi publik. “Juga ruang produktif untuk saling berbagi pengalaman dan memperluas peluang kolaborasi, khususnya dalam pengelolaan komunikasi, kehumasan, dan layanan informasi publik di perguruan tinggi,” ucapnya.
Untuk diketahui, IPB University merupakan salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia yang punya rekam jejak kinerja komunikasi yang positif. Hal tersebut dibuktikan dari keterlibatannya pada ajang seperti PR INDONESIA Awards (PRIA). Dalam kompetensi PR paling prestisius di tanah air itu, IPB University merupakan langganan juara dari tahun ke tahun. Hal ini menegaskan bahwa kinerja komunikasi di Kampus Biodiversitas tidak hanya berhasil di level teknis, tetapi juga pada tataran strategis.
Jajaki Potensi Kolaborasi
Adapun dalam kesempatan tersebut, masing-masing perguruan tinggi memaparkan tentang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan PR masing-masing. UB mengusung struktur, kebijakan, dan implementasi layanan informasi publik serta strategi komunikasi yang diterapkan di lingkungan kampus. Sementara IPB University menyampaikan pengalaman dan inovasi dalam pengelolaan PR, komunikasi publik, serta sinergi layanan informasi dengan unit kerja terkait.
Berbagai aspek strategis yang tersentuh dalam pembahasan antara lain penguatan tata kelola PPID, optimalisasi kanal komunikasi institusi, pengelolaan isu dan krisis komunikasi, serta pemanfaatan media digital dalam mendukung citra dan reputasi perguruan tinggi. Kedua belah pihak juga saling berbagi tantangan yang dihadapi serta solusi yang telah diimplementasikan dalam pengelolaan informasi dan kehumasan.
Tak hanya diskusi, kegiatan kali ini juga menyoroti peluang implementasi kolaborasi antara UB dan IPB University, khususnya dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran pengetahuan, serta kerja sama di bidang komunikasi publik dan keterbukaan informasi. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat strategis bagi kedua institusi dalam meningkatkan kualitas layanan informasi dan kehumasan.
Melalui kegiatan studi komparatif ini, DIK Universitas Brawijaya berharap dapat mengadopsi praktik-praktik terbaik yang relevan dari IPB University, sekaligus memperkuat jejaring antarperguruan tinggi. (LTH)
- BERITA TERKAIT
- Universitas Brawijaya Sambangi IPB untuk Studi Komparatif Strategi PR
- Soal Pembenahan Komunikasi Terkait Permasalahan Sampah
- UMS Bekali Anak Usaha Muhammadiyah Pemahaman Strategi Komunikasi Krisis
- Kuliah Tamu Unair Sorot Peran PR dalam Tata Kelola Organisasi Global
- Demi “Branding”, Itera Dorong Penguatan Komunikasi Publik di Media Sosial