IDEAS 2026 telah resmi dibuka. Kompetisi program komunikasi dan kehumasan yang berbasis pada praktik terbaik penerapan komunikasi Diversity, Equity, Inclusion (DEI) dan Environmental, Social, Governance (ESG) itu akan menghadirkan tiga orang dewan juri. Siapa saja dan seperti apa profil mereka?
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Ajang Indonesia DEI & ESG Awards (IDEAS) telah memasuki tahun keenam penyelenggaraannya. Tahun ini, IDEAS mengusung tema “Dari Nilai ke Dampak: Komunikasi DEI dan ESG untuk Indonesia yang Berkelanjutan”. Lewat tema itu, IDEAS 2026 ingin menegaskan pentingnya dampak nyata dalam implementasi prinsip-prinsip Diversity, Equity, and Inclusion (DEI) serta Environmental, Social, and Governance (ESG).
Adapun kompetisi ini ditujukan untuk mengukur kinerja positif public relations (PR)/humas kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah daerah, perguruan tinggi, BUMN, anak usaha BUMN, BUMD, rumah sakit, korporasi multinasional, korporasi swasta nasional, organisasi nonprofit se-Indonesia, dalam mengomunikasikan praktik penerapan DEI dan ESG dalam kurun 1 Mei 2025 hingga 30 April 2026.
Penilaian terhadap kinerja tersebut akan dilakukan oleh tiga dewan juri. Masing-masing dari mereka diterjunkan dengan latar belakang yang beragam. Siapa saja mereka?
Indra Ardiyanto
Praktisi komunikasi korporat dan keberlanjutan ini menyelesaikan pendidikan Magister dan Doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad). Dalam perjalanan profesionalnya, Indra memiliki pengalaman panjang di berbagai perusahaan besar di Indonesia, termasuk di bidang corporate communication, external affairs, hingga human capital. Ia pernah berkiprah di PT XL Axiata Tbk, PT Riau Andalan Pulp and Paper (APRIL Group), hingga terakhir menjabat sebagai Head of Corporate Communications Great Giant Foods. Pengalaman lintas industri ini memperkuat perspektifnya dalam mengelola komunikasi korporasi yang strategis dan berdampak.
Selain praktik profesional, Indra juga aktif sebagai dosen dan peneliti di LSPR Institute of Communication and Business. Fokus kajiannya mencakup komunikasi keberlanjutan dan implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) dalam budaya organisasi dan praktik bisnis. Ia juga banyak berkontribusi dalam publikasi ilmiah dan buku yang membahas komunikasi keberlanjutan serta corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.
Marthella Sirait
Perempuan pemilik nama lengkap Marthella Rivera Roidatua Sirait ini adalah seorang profesional dan aktivis inklusivitas disabilitas dengan latar belakang pendidikan kuat di bidang hubungan internasional dan kebijakan publik. Ia menyelesaikan pendidikan S1 Hubungan Internasional di Universitas Padjadjaran, kemudian melanjutkan studi S2 di University of Birmingham, Inggris, melalui beasiswa LPDP dengan fokus pada Policy into Practice.
Selama studinya, Marthella mendalami isu disabilitas secara akademik, termasuk melalui riset tentang jaminan ketenagakerjaan bagi penyandang disabilitas di Indonesia yang kemudian dimanfaatkan oleh pemerintah sebagai rujukan kebijakan. Kompetensi utama Marthella terletak pada pengembangan kebijakan inklusif, advokasi sosial, serta pemberdayaan komunitas disabilitas.
Dalam perjalanan kariernya, Marthella pernah menjabat Tenaga Ahli di Kementerian PPN/Bappenas dan Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai Peneliti Ahli Pertama di Kementerian Desa PDTT. Ia juga terlibat dalam penyusunan regulasi turunan Undang-Undang Penyandang Disabilitas serta berbagai kajian terkait desa inklusif dan respons kebijakan, termasuk pada masa pandemi COVID-19.
Kini, ia telah menanggalkan statusnya sebagai ASN dan berfokus sebagai CEO Koneksi Indonesia Inklusif (Konekin), platform yang berfokus pada edukasi dan pemberdayaan penyandang disabilitas. Melalui Konekin, ia menginisiasi berbagai program seperti Pesta Inklusi dan penerbitan buku edukatif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Asmono Wikan
Pria kelahiran Yogyakarta ini adalah profesional dan pebisnis di bidang komunikasi, khususnya media management dan PR sejak akhir 1990-an. Ia menempuh pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Diponegoro dan melanjutkan studi Magister Ilmu Komunikasi (Corporate Communications) di UPN “Veteran” Yogyakarta.
Asmono yang juga merupakan pendiri sekaligus CEO majalah PR INDONESIA ini memiliki keahlian utama pada manajemen media, hubungan media (media relations), strategi komunikasi, penulisan, serta kepemimpinan. Ia dikenal mampu menggabungkan perspektif praktis dan strategis dalam dunia PR, termasuk dalam pengembangan reputasi organisasi dan komunikasi korporat. Selain itu, ia aktif menginisiasi berbagai program edukasi dan diskusi seperti MAW Talk untuk memperkuat kapasitas praktisi komunikasi di Indonesia.
Dalam perjalanan keriernya, Asmono pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif dan kemudian Sekretaris Jenderal Serikat Perusahaan Pers (SPS) Pusat. Selain itu, ia juga mendirikan sejumlah inisiatif seperti DASA Strategic Communication dan THINKPR.ID, dan sempat aktif di Dewan Pers.
IDEAS 2026
Untuk mengikuti kompetisi IDEAS 2026, peserta hanya perlu mendaftarkan entri berupa presentasi dalam format soft copy melalui tautan bit.ly/ENTRYIDEAS2026, dimulai dari 14 April 2026 hingga 25 Mei 2026. Setiap institusi dapat mendaftarkan lebih dari satu entri, dengan biaya yang berbeda-beda berdasarkan kategori.
Untuk kategori Program Komunikasi DEI dan kategori Program Komunikasi ESG masing-masing entri sebesar Rp1.250.000. Kemudian, untuk kategori Departemen DEI dan Departemen ESG masing-masing entri sebesar Rp1.100.000. Sementara itu, untuk entri kategori Insan DEI dan Insan ESG ditentukan berdasarkan posisi yang diemban di perusahaan atau instansi masing-masing. Untuk level Head yakni Rp850.000, level Manager sebesar Rp750.000, dan posisi Staff yakni Rp500.000.
Adapun pembayaran entri dapat dilakukan melalui mekanisme transfer ke rekening PT MEDIA PIAR INDONESIA, Bank BNI Cabang Gambir No. Rekening: 389635267. Bukti pembayaran wajib disertakan dalam tautan bit.ly/ENTRYIDEAS2026, paling lambat tanggal 25 Mei 2026. Perlu diperhatikan, entri yang telah didaftarkan akan dinyatakan gugur dalam seleksi administrasi apabila pembayaran melewati tanggal tertera. Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi Sdr. Yamin (085817290451).
Ikuti terus informasi IDEAS 2026 melalui website dan media sosial PR INDONESIA dan HUMAS INDONESIA. Selamat berkompetisi! (Fadhil Pramudya)
- BERITA TERKAIT
- 3 Juri Diterjunkan untuk IDEAS 2026, Siapa Saja Mereka?
- IDEAS 2026 Resmi Dibuka, Usung Inovasi Demi Dampak Nyata Komunikasi ESG dan DEI
- Peran Humas Sebagai Pemimpin Narasi Publik
- Praktisi PR Wajib Memahami Perbedaan Krisis Komunikasi dan Komunikasi Krisis
- CEO SEQARA Communications Bagikan 5 Langkah Jitu Merancang Program PR