Keberhasilan program pemerintah tidak hanya ditentukan oleh kualitas implementasinya, tetapi juga oleh kemampuan mengomunikasikan tujuan, proses, dan hasil kebijakan secara terbuka agar mampu membangun pemahaman sekaligus dukungan publik.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Komunikasi publik dinilai menjadi elemen strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan. Selain memastikan berbagai program berjalan sesuai target, pemerintah juga perlu menyampaikan informasi mengenai tujuan, pelaksanaan, hingga hasil kebijakan sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus upaya membangun kepercayaan dan dukungan masyarakat.
Pandangan tersebut disampaikan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Muhammad Qodari, dalam kegiatan Bedah Buku Bermutu: Presiden Solusi, Problem Solving ala Prabowo Subianto, yang digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Jakarta Pusat, Selasa (7/7/2026).
Menurut Qodari, komunikasi publik memiliki kedudukan yang sama pentingnya dengan pelaksanaan program pemerintah. Oleh karena itu, kata dia, setiap kebijakan tidak cukup hanya direalisasikan, tetapi juga perlu dikomunikasikan secara efektif kepada masyarakat. "Dalam konteks saya pribadi sebagai Bakom, kami menyadari bahwa membuat program, mengerjakan program itu penting, tetapi mengkomunikasikannya juga penting,” kata Qodari, dilansir ANTARA News, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, komunikasi publik yang baik memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memahami secara utuh berbagai program dan capaian pemerintah. Dengan demikian, lanjutnya, komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi bagian dari mekanisme pertanggungjawaban pemerintah kepada publik.
Pemahaman Arah Kebijakan
Lebih jauh, Qodari menilai penyampaian informasi yang terbuka dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap arah kebijakan pemerintah. Ia menyebut, pemahaman tersebut pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat dukungan publik terhadap berbagai agenda pembangunan yang tengah dijalankan. "Agar masyarakat tahu, menjadi bagian dari pertanggungjawaban, dan pada gilirannya bisa meningkatkan dukungan kepada program-program pemerintah," tuturnya.
Sebagai bagian dari strategi komunikasi publik tersebut, Bakom pun menerbitkan buku Presiden Solusi, Problem Solving ala Prabowo Subianto. Buku tersebut disusun untuk mendokumentasikan perkembangan pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah sekaligus menyampaikan capaian yang telah dihasilkan kepada masyarakat.
Qodari menjelaskan, buku tersebut juga menjadi rekapitulasi sementara atas implementasi gagasan yang tertuang dalam buku Strategi Transformasi Bangsa serta realisasi berbagai janji kampanye Presiden Prabowo Subianto. "Buku Presiden Solusi sesungguhnya adalah rekapitulasi sementara dari implementasi buku Strategi Transformasi Bangsa, dari implementasi janji-janji kampanye Presiden Prabowo," pungkasnya. (Fadhil Pramudya)
- BERITA TERKAIT
- Bakom RI Sebut Komunikasi Publik Penting Bagi Implementasi Program Pemerintah
- Kemenag Aceh Dorong Penguatan Fungsi Kehumasan
- Cegah Perekrutan PMI Ilegal, Kementerian P2MI Perkuat Komunikasi Publik
- Lapas Cipinang Perkuat Strategi Komunikasi Demi Bangun Kepercayaan Publik
- Perlu Strategi yang Terstruktur, GPR Tidak Bisa Lagi Sekadar Unggah Konten