Demi Dukung Kinerja PR, Meltwater Perluas Akses Meltwater MCP

PRINDONESIA.CO | Jumat, 17/07/2026
Meltwater
Dok. Meltwater

Meltwater MCP menjadi satu-satunya platform media intelligence yang terintegrasi secara menyeluruh dengan berbagai AI assistant, agen AI kustom, hingga alur kerja berbasis AI. Platform ini tidak hanya mampu menjawab pertanyaan, tetapi juga membantu pengguna mengambil tindakan secara langsung.

SAN FRANSISCO, PRINDONESIA.CO - Meltwater, perusahaan global penyedia actionable intelligence untuk tim public relations (PR), komunikasi, dan pemasaran, mengumumkan perluasan besar pada Meltwater MCP (Model Context Protocol). Pembaruan ini menghadirkan serangkaian fitur MCP baru yang memungkinkan AI assistant menjalankan berbagai aksi langsung di dalam platform Meltwater. Lewat pembaruan ini, pengguna dapat mengakses insight, membuat laporan, hingga memantau alert secara real time.

Diketahui bahwa sejak Juni 2025, Meltwater telah menghadirkan dukungan native untuk MCP. Fitur ini memungkinkan data media, media sosial, dan influencer intelligence milik Meltwater yang bersifat real time dan dilengkapi sumber tepercaya, diakses langsung melalui berbagai AI assistant yang telah digunakan organisasi. Pengguna dapat mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa sehari-hari dan memperoleh jawaban yang didukung data berlisensi Meltwater yang menganalisis lebih dari 1,3 miliar dokumen setiap hari.

Namun, Chief Product Officer Meltwater Chris Hackney mengatakan, kebutuhan organisasi kini telah berkembang. Tim tidak lagi hanya membutuhkan AI yang mampu merangkum informasi, tetapi juga yang dapat memahami konteks, bekerja menggunakan data tepercaya, mengambil tindakan, serta memanfaatkan aset intelligence yang telah dibangun organisasi. "Intelligence seharusnya tidak hanya bisa diakses oleh para spesialis. Melalui Meltwater MCP, analis, eksekutif, hingga intern dapat mengajukan pertanyaan yang sama dan memperoleh kualitas jawaban yang konsisten, berbasis data nyata dari Meltwater, langsung melalui AI yang mereka gunakan setiap hari,” ucapnya dalam siaran pers yang PR INDONESIA terima, Jumat (10/7/2026).

Chris menjelaskan, lewat pengembangan Meltwater MCP, AI di dalamnya kini tidak hanya berfungsi menjawab pertanyaan, tetapi juga dapat memanfaatkan proyek-proyek yang telah tersedia di dalam platform Meltwater. Pengguna cukup meminta AI yang mereka gunakan untuk menyajikan ringkasan liputan berita terkini, laporan kesehatan merek (brand health report), atau analisis tren percakapan di media sosial, tanpa perlu masuk ke platform Meltwater dan memulai pencarian dari awal. Hasil analisis tersebut juga dapat disimpan, digunakan kembali, dan menjadi referensi bagi agen AI sesuai konteks pekerjaan yang sedang dijalankan.

Memperluas Akses terhadap “Intelligence” Tepercaya

Tidak semua orang yang membutuhkan insight dari Meltwater memiliki akses langsung ke platform. Akibatnya, banyak yang beralih ke AI generatif berbasis data terbuka di internet. Kondisi ini berpotensi menghasilkan jawaban yang terdengar meyakinkan, tetapi sebenarnya sudah usang, tidak lengkap, atau kurang akurat.

Meltwater MCP menjawab tantangan tersebut melalui satu konektor yang terkelola (governed connector), sehingga data berlisensi Meltwater dapat dimanfaatkan di berbagai AI assistant yang kompatibel. Pengguna cukup mengajukan pertanyaan menggunakan bahasa alami untuk memperoleh jawaban yang disertai sumber dan dapat diverifikasi, tanpa memerlukan integrasi khusus maupun dukungan teknis.

Chief Technology Officer Meltwater Aditya Jami menambahkan, selama ini banyak organisasi dipaksa memilih antara AI yang nyaman digunakan atau data yang benar-benar mereka percaya. "Tim seharusnya tidak perlu memilih antara AI yang mereka sukai dengan data yang mereka percaya. Sayangnya, itulah kompromi yang sering terjadi dalam berbagai integrasi saat ini," kata Aditya.

Dengan adanya Meltwater MCP, kata Aditya, kompromi tersebut tidak lagi diperlukan. Sebab, satu konektor yang sepenuhnya terkelola mampu menghadirkan intelligence dari Meltwater ke AI assistant apa pun yang telah digunakan organisasi. “Kini, pengguna juga dapat langsung mengambil tindakan berdasarkan intelligence tersebut, bukan sekadar mengajukan pertanyaan,” tandasnya.

Diketahui bahwa Meltwater MCP kini tersedia secara umum bagi seluruh pelanggan Meltwater. Peluncuran ini menegaskan komitmen Meltwater untuk membekali para pemimpin organisasi dengan intelligence yang dibutuhkan dalam menetapkan standar baru bagi praktik PR, komunikasi, dan pemasaran. (LTH)