Resmi Dilantik MenKeu, Suahasil Apresiasi Gaya Komunikasi dan Kinerja Purbaya Selama Setahun

PRINDONESIA.CO | Kamis, 17/09/2026
Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kiri) bersama Mantan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam serah terima jabatan (sertijab) di Aula Gedung Djuanda I, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
doc: Investortrust/Dicki Antariksa

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara resmi dilantik menjadi Menteri Keuangan, memulai tugasnya dengan memberikan penghormatan kepada pendahulunya dan permohonan dukungan dari berbagai stakeholder.

JAKARTA, PRINDONESIA.CO – Presiden Prabowo Subianto resmi mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan melantik Suahasil Nazara yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan kini menjadi pengganti Purbaya, pada hari Senin (14/9/2026), berlangsung di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pergantian atau reshuffle tersebut, terbilang mengejutkan banyak pihak. Sebab, pada Senin siang Purbaya masih menghadiri rapat bersama DPD RI. Rapat tersebut sempat berhenti setelah Purbaya menerima telepon ketika tengah memberikan paparan dan beberapa jam kemudian, Suahasil dilantik sebagai Menteri keuangan (Menkeu).

Dalam agenda serah terima jabatan (Sertijab) Menkeu oleh Purbaya ke Suahasil, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026). Suahasil memberikan apresiasi pengabdian Purbaya selama satu tahun menakhodai Kemenkeu dan berhasil membawa cara bekerja baru yang berdampak positif pada citra otoritas fiskal di mata publik.

Menurutnya, gaya komunikasi Purbaya sukses membumikan kebijakan fiskal yang selama ini dianggap rumit, namun kini masyarakat menjadi lebih paham dan diterima masyarakat. “Pekerjaan Kementerian Keuangan itu ada yang akhirnya diterima oleh masyarakat. Sebenarnya kita sudah mengerjakan ini dari dulu, lalu Pak Purbaya menyampaikan ini lho yang sudah dikerjakan,” ujarnya dikutip dari Bisnis.com, Selasa (15/9/2026).

Dukungan Kolaborasi “Stakeholder”

Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia juga menilai Purbaya telah berhasil merawat filosofi “Kemenkeu Satu” yaitu solidaritas dan sinergi lintas unit eselon I di Internal Kemenkeu diakui dan semakin erat. Dalam konteks kolaborasi, terang Suahasil, lintas unit semakin yang akan terus diwariskan dalam masa kepemimpinannya.

Untuk itu, Suahasil meminta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan untuk mempertahankan kerja sama dan kolaborasi lintas unit. “Saya memohon dukungan kepada lintas kementerian/lembaga (K/L), Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), hingga Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), hingga media massa. Secara khusus saya meminta dukungan dalam menyampaikan kebijakan keuangan negara kepada masyarakat secara terbuka agar manfaatnya diketahui dan dirasakan publik,” pungkasnya. (Evira Anyelia)