
Public relations (PR) merupakan investasi untuk membangun, melindungi, dan menjaga kesinambungan reputasi perusahaan.
YOGYAKARTA, PRINDONESIA.CO – Hal itu dikemukakan oleh Chief of Training Merdi Intar Sinau (MISI) Maria Wongsonagoro saat memberikan paparan pada Workshop PR for Non PR bertajuk “PR Is It Cost or Investment? The Role of PR to Build Corporate Reputation” yang digelar dalam rangkaian JAMPIRO #3 di Yogyakarta, Kamis (24/8/2017).
Di depan 31 peserta dari berbagai lembaga, perempuan yang didaulat sebagai salah satu PR INDONESIA Guru ini menjelaskan, berdasarkan penelitian di Amerika Serikat terhadap Fortune 500 Most Admired Companies tahun 1999, perusahaan yang berinvestasi di corporate communication atau PR memiliki reputasi lebih baik dibanding yang tidak.
“Dari 500 perusahaan tersebut, perbandingan antara 200 urutan teratas dan 200 urutan bawah kelihatan sekali. Budget untuk komunikasi lebih besar 200 urutan atas. Dengan demikian reputasinya pun lebih baik,” katanya.
Menurut Maria, bagaimanapun untuk meningkatkan reputasi perusahaan memang membutuhkan biaya. Tapi, perusahaan berani mengeluarkan biaya PR besar karena menyadari bahwa PR merupakan investasi, bukan sekadar menghabiskan anggaran. (nif)
- BERITA TERKAIT
- JAMPIRO Hadir Kembali, Yuk, Daftar!
- Tim PROactive UI Raih Juara Pertama PR INDONESIA Rookie Stars Competition 2022
- 5 Strategi Membuat Konten Berbasis “Data-Driven”, Apa Saja?
- Bukti Kesungguhan Astra International Menerapkan AMEC Framework
- AMEC Framework, Panduan Pengukuran Program Komunikasi yang Terarah