
Acara tahunan PR INDONESIA, Jambore PR INDONESIA (JAMPIRO) hadir kembali. Kali ini, JAMPIRO #5, pulang kampung. Puncak acaranya akan berlangsung di Bali selama tiga hari, 29 – 31 Oktober 2019.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Tanpa terasa JAMPIRO sudah memasuki tahun kelima. Kali ini, penyelenggaraannya kembali diadakan di Bali, tempat pertama kali JAMPIRO diadakan. Selama kurun waktu tersebut, JAMPIRO telah mengalami banyak perubahan dan invoasi.
Salah satu agenda unggulan PR INDONESIA ini awalnya bernama JAMMPIRO (dobel M) yang memiliki akronim Jambore Media dan PR INDONESIA. Dalam perjalanannya, JAMPIRO fokus sebagai ajang yang mengasah kompetensi dan jejaring praktisi humas/public relations (PR) terbesar se-Indonesia.
Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, JAMPIRO hijrah ke Yogyakarta. Untuk kali pertama, aktivitas ini diisi dengan mempertemukan seluruh industri PR mulai dari praktisi PR, organisasi PR hingga agensi PR. Di tahun kedua itu pula, JAMPIRO mengadakan apresiasi untuk para pelaku PR meliputi Insan PR INDONESIA, ICON PR INDONESIA, hingga Rookie Stars Competition. Memasuki tahun ketiga, JAMPIRO memberikan penghargaan khusus bagi para CEO dan pemimpin daerah yang sadar PR atau Best Communicators.
Bertabur Pembicara
Lalu, apa yang membedakan kali ini? Akan ada banyak pembicara dan ragam tema menarik untuk mengisi rangkaian acara selama tiga hari. Membuka acara sesi konferensi atau plenary session JAMPIRO #5 mengusung tema “Building Public Trust through Digital Literacy”. Direncanakan hadir sebagai pembicara mulai dari Bank Indonesia, Ketua Dewan Pers Muhammad Nuh, CEO dan co-founder Traveloka Ferry Unardi, hingga founder International Public Relations Summit dan EGA briefings Elizabeth Goenawan Ananto.
Pada hari kedua, acara yang diprediksi mampu merangkul lebih dari 150 peserta dari kalangan PR tersebut akan dilanjutkan dengan sesi workshop. Ada dua sesi workshop. Pertama, Workshop Corporate Public Relations bertema “Membangun Ketahanan Krisis, Memastikan Keberlanjutan Korporasi”. Kedua, Workshop II – Workshop Government Public Relations: “Membangun Ketahanan Krisis, Memastikan Keberlanjutan Institusi”.
Masing-masing kelas akan diisi dengan sesi best practices penanganan krisis di korporasi, lessons learned dari industri terkait, hingga praktik merancang panduan komunikasi krisis yang efektif.
Puncak JAMPIRO #5 akan ditutup dengan malam penganugerahan praktisi PR Terbaik se-Indonesia. Mulai dari Insan PR INDONESIA, ICON PR INDONESIA, hingga PR INDONESIA Rookie Stars Competition. Yang berbeda kali ini, PR INDONESIA Best Communicators menjadi PR INDONESIA Most Popular Leader in Social Media 2019. Apresiasi yang diberikan kepada sejumlah pemimpin perusahaan/institusi yang paling sering dibicarakan dengan tone bernada positif di media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter. Khusus penghargaan ini, PR INDONESIA menggandeng perusahaan intelijen media, analisis data, dan kajian strategis, Indonesia Indicator. (rtn)
- BERITA TERKAIT
- JAMPIRO Hadir Kembali, Yuk, Daftar!
- Tim PROactive UI Raih Juara Pertama PR INDONESIA Rookie Stars Competition 2022
- 5 Strategi Membuat Konten Berbasis “Data-Driven”, Apa Saja?
- Bukti Kesungguhan Astra International Menerapkan AMEC Framework
- AMEC Framework, Panduan Pengukuran Program Komunikasi yang Terarah