Bagi Putri, perempuan tidak hanya dinilai berdasarkan penampilan. Lebih dari itu, perempuan dapat memaksimalkan potensinya dan lebih berdaya.
Putri Dianita Ruswaldi, VP of Communication DANA Indonesia
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Dilahirkan dari orangtua yang keduanya berprofesi sebagai dokter, Putri memilih jalan kariernya sendiri. Tahun 2004, ia mantap memilih Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Indonesia. Selepas lulus, Putri menjadi editor di majalah lifestyle, Harper’s Bazaar.
Selama empat tahun, ia banyak bersinggungan dengan brand kosmetik. Putri pun mencoba menggali potensinya yang lain dengan menjadi PR Executive di Estée Lauder. “Sembari bekerja sebagai PR, saya melanjutkan pendidikan di Magister Manajemen Komunikasi Universitas Indonesia,” katanya kepada PR INDONESIA melalui saluran telepon, Sabtu (11/12/202).
Setelah lulus, Putri hijrah ke perusahaan multinasional L’Oreal sebagai PR manager. Saat itu, perempuan yang kini berusia 34 tahun tersebut sempat berdialog dengan dosen pembimbingnya sewaktu S2, Nia Sarinastiti. Sang dosen mendorong Putri untuk berkarier sebagai humas pemerintah.
- BERITA TERKAIT
- Vinka Dorothy Purba, Media Relations PT Taspen (Persero): Bangun Hubungan Autentik
- Retno Wulandari, AM Keamanan dan Humas PLN Indonesia Power UBP Semarang: Kepercayaan Adalah Aset
- Fiona Sari Utami, Senior Manager CorSec PT Pelabuhan Tanjung Priok: Merangkai Cerita yang Berdampak
- Merlin Pursari, PR Officer PT Pertamina EP Limau Field: Komunikasi Yang Inklusif
- Hestining Kurniastuti, Ketua Tim Kerja Humas UGM: Menjembatani Kepercayaan