
Otoritas Jasa Keuangan melalui Satgas Waspada Investasi telah mengambil langkah cepat dan tegas bersama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan
Kementerian Komunikasi dan Informatika menindak pinjaman online ilegal/rentenir online yang berpotensi melanggar hukum.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Tindakan tegas dilakukan dengan melakukan cyber patrol dan sejak 2018 telah memblokir/menutup 3.631 aplikasi/website pinjaman online (pinjol) ilegal. Otoritas Jasa Keuangan meminta masyarakat waspada pinjaman online melalui SMS/WhatsApp karena penawaran tersebut merupakan pinjol ilegal. OJK mengimbau masyarakat hanya menggunakan pinjaman online resmi terdaftar/berizin OJK serta selalu untuk cek legalitas pinjol ke Kontak 157/ WhatsApp 081157157157. OJK akan menindak tegas perusahaan pinjaman online ilegal yang melakukan tindakan penagihan (debt collector) secara tidak beretika.
- BERITA TERKAIT
- Webinar PERPAMSI #80
- Cara PR Mengomunikasikan Nilai-nilai Korporasi, Cegah "Flexing"
- Pergeseran Stereotipe Perempuan dalam PR
- Simak Tata Cara Naik LRTJ!
- Peran Konsultan PR Politik Menjaga Demokrasi