Meningkatkan gaya kepemimpinan adalah tentang memahami kompetensi. Hal ini dapat menghasilkan dampak bagi organisasi dan menghasilkan yang terbaik dari tim yang kita pimpin.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Hal ini diungkapkan oleh Ricky Iskandar, Sekretaris Jenderal PR Society lewat keterangan tertulisnya kepada PR INDONESIA, Jumat (25/2/2022). Di dunia kepemimpinan komunikasi, ada berbagai keterampilan yakni soft skill, hard skill dan praktik kepemimpinan. Mengutip Britt Andreatta, CEO 7th Mind, Inc., setidaknya kompetensi terdiri dari empat kelompok.
Kelompok pertama, self-awareness, yaitu mengenal kekuatan dan kelemahan, serta tentang cara orang lain memandang kita. Selanjutnya, membangun hubungan, yang mencakup keluwesan gaya komunikasi yang baik secara profesional. Ketiga, pengetahuan tentang bisnis, termasuk di dalamnya ketrampilan teknis dan kesadaran tentang industri, tempat seorang praktisi komunikasi bekerja.
- BERITA TERKAIT
- Peran Stakeholder Management dalam Mendukung Gerakan Antikorupsi
- Komunikasi Strategis dan Berdampak
- Komunikasi Sebagai Jembatan Bukan Dinding
- Saat Ucapan Pejabat Menambah Luka Publik
- Saatnya Corporate Communication & Corporate Secretary Kembali ke Jalur Reputasi