.jpg&w=750)
Pandemi Covid-19 justru menjadi momentum bagi Allianz Indonesia untuk semakin meningkatkan engagement dengan karyawan dan mendorong nasabah untuk memaksimalkan layanan digital yang selama ini mereka miliki.
JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Sudah lebih dari dua bulan, hampir seluruh perusahaan di Indonesia menerapkan sistem work from home (WFH) atau bekerja dari rumah. Termasuk, Allianz Indonesia. Allianz sendiri telah menerapkan kebijakan ini sejak 16 Maret 2020, mengikuti imbauan pemerintah. Meski begitu, perusahaan yang memulai bisnisnya di Indonesia tahun 1981 tersebut memastikan bisnis operasional tetap berjalan dan komunikasi tetap terhubung.
Secara tertulis, Selasa (7/4/2020), Country Manager dan Direktur Utama Allianz Life Indonesia Joos Louwerier mengatakan, upaya perusahaan menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan karyawan dengan tetap melayani kebutuhan nasabah menjadi prioritas mereka selama krisis Covid-19 berlangsung.
Di masa ini, perusahaan melakukan aktivitas bisnis berdasarkan tiga prinsip utama. Pertama, memastikan keamanan dan melindungi kesehatan karyawan Allianz Indonesia. Kedua, tetap memberikan layanan terbaik bagi mitra bisnis dan nasabah. Sembari, yang ketiga, terus berupaya mencapai target perusahaan yang telah ditentukan.
- BERITA TERKAIT
- Transformasi Praktik PR di Tengah Kemajuan AI
- "Flexing", Gagapnya Komunikasi Internal, dan Peran PR Mengelola Reputasi
- Fenomena "Flexing" dan Gagalnya Penerapan "Good Governance"
- "Flexing", Hobi yang Mempertaruhkan Reputasi Organisasi
- Kenali Jenis "Flexing", Pintu Gerbang Korupsi