Mayolla Chika Puti Nova, PNM: Tekad Kuat

PRINDONESIA.CO | Sabtu, 04/09/2021
Tuntutan pekerjaan menjadi salah satu faktor pemicu bagi Yola untuk dapat beradaptasi. Apalagi ia mendapat dukungan penuh dari pimpinan dan rekan-rekan kerjanya.
Dok.Pribadi

Di saat anak-anak sebayanya bercita-cita menjadi dokter atau guru, Yola yang kala itu masih duduk di bangku SMP, mantap menggantung asa menjadi public relations (PR). 

 

JAKARTA, PRINDONESIA.CO - Alasannya sederhana. Kala itu, ia menganggap PR sebagai profesi yang keren. “Percaya atau tidak? Saya terinspirasi menjadi PR setelah melihat stiker LSPR berseliweran di mobil-mobil jalanan ibu kota,” kata Yola seraya tertawa renyah. “Saking pensaran, saya bertekad kelak harus kuliah di sana supaya bisa jadi PR internasional,” imbuhnya kepada PR INDONESIA melalui sambungan telepon, Senin (14/6/2021),

Takdir berkata lain. Perempuan bernama lengkap Mayolla Chika Puti Nova itu harus menerima kenyataan tidak dapat kuliah di kampus yang ia idam-idamkan sejak duduk di bangku SMP. Perempuan yang menganut prinsip fokus pada hal-hal yang ingin dicapai serta bertanggung jawab itu, lantas banting stir ke Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), namun tetap memilih Fakultas Ilmu Komunikasi.

Lulus kuliah, Yola mengawali karier PR-nya di salah satu perusahaan distributor IT sebagai marketing communication. Menjelang tahun kedua, penggemar mantan presenter Tina Talisa ini mendapat tawaran sebagai PR & Media Relations Masima Radio Network—grup yang menaungi empat radio besar ibukota di antaranya Prambors, Delta FM, Bahana FM, dan Female Radio. Dari sinilah, bungsu dari tiga bersaudara itu mengasah pengalamannya membangun brand dan reputasi perusahaan, mengelola relasi dan komunikasi dengan beragam stakeholders, terutama media, hingga berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan event.