Rektor Unand Dr. Efa Yonnedi menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang konstruktif antara kampus dan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan gagasan, capaian, serta arah pengembangan universitas ke depan.
PADANG, PRINDONESIA.CO - Universitas Andalas (Unand) tengah memperkuat fondasi komunikasi publik, dengan merangkul 28 Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab media massa yang merupakan alumni berbagai fakultas dari kampus Kedjayaan Bangsa tersebut lewat kemitraan strategis.
Lewat kemitraan tersebut, Rektor Unand Dr. Efa Yonnedi dalam agenda silaturahmi dan berbuka puasa bersama di Ruang Pertemuan Angso Duo, Pangeran Beach Hotel, Padang, Jumat (20/2/2026) mengatakan, para alumni diharapkan dapat turut membangun citra dan kepercayaan publik terhadap Unand.
Dalam kesempatan tersebut Efa turut menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang konstruktif antara kampus dan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan gagasan, capaian, serta arah pengembangan universitas ke depan.
Hal tersebut disambut Pimpinan Umum dan juga Pemimpin Redaksi (Pemred) Haluan Zul Effendi, yang mengapresiasi inisiatif Unand dalam membangun forum komunikasi yang inklusif. Senada, Direktur Langgam Hendra Makmur turut menyinggung pentingnya peran pers sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, sebagai pilar demokrasi dan penjaga nalar publik.
Menurut pria yang merupakan alumni Fakultas Hukum Unand itu, saat ini Unand sudah memiliki citra yang baik. Namun, pesannya, Unand harus mampu membuka ruang publik dan juga menyiapkan tim Kehumasan yang solid dan siap menghadapi krisis. “Harus ada SOP dari Unand melalui tim Kehumasan menghadapi. Sehingga ketika ada pemberitaan di luar yang menyangkut Unand, maka tim Kehumasan sudah siap tampil dan memberikan pernyataan sikap,” ucapnya dikutip dari Posmetropadang.co.id, Senin (23/2/2026).
2026 Sebagai Momentum bagi Unand
Dalam kesempatan yang sama, Pemred KalibrasiNews Emil Mahmudsyah mengingatkan, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Unand yang akan berusia 70 tahun. Dalam konteks ini, katanya, refleksi sejarah dan penguatan narasi perjalanan institusi menjadi hal penting dalam menyongsong Lustrum ke-70.
Sementara itu, Kepala Kantor Humas, Protokol, dan Layanan Informasi Publik Unand Dr. Hary Effendi Iskandar menyampaikan, forum kali ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang dapat memperkuat kolaborasi, membangun narasi konstruktif, serta mendukung kontribusi Unand sebagai perguruan tinggi negeri tertua di luar Pulau Jawa bagi pembangunan daerah dan nasional. (LTH)
- BERITA TERKAIT
- Universitas Andalas Perkuat Jejaring Sektor Media dan Komunikasi Publik
- Cara Udinus Siapkan Talenta PR Berbasis Praktik Nyata
- Sukses, DCC 2026 Jadi Ruang Aktualisasi Literasi Digital Mahasiswa Ilkom Udinus
- Universitas Brawijaya Sambangi IPB untuk Studi Komparatif Strategi PR
- Soal Pembenahan Komunikasi Terkait Permasalahan Sampah